Aniversary ke-7 PBSM di Wajo: Persatuan Diteguhkan di Tengah Dinamika Organisasi
Dalam rangkaian kegiatan Aniversary ke-7 PBSM tersebut, sempat terjadi dinamika internal terkait kehadiran Pengurus Wilayah PBSM Kabupaten Wajo. Beberapa pengurus wilayah menyampaikan adanya rasa kurang dihargai yang berujung pada kesalahpahaman, khususnya berkaitan dengan terbentuknya kepengurusan baru Ketua Wilayah PBSM Kabupaten Wajo.
Situasi tersebut dipicu oleh perbedaan pandangan dan komunikasi yang belum sepenuhnya terbangun antara pengurus lama dan kepengurusan baru. Sejumlah pihak menyatakan belum dapat menerima kepengurusan baru yang ditetapkan, sehingga menimbulkan ketegangan di tengah kegiatan.
Meski demikian, seluruh pihak sepakat bahwa dinamika tersebut merupakan bagian dari proses organisasi. PBSM sebagai wadah persatuan masyarakat Bugis tetap menjunjung tinggi nilai musyawarah, sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge, untuk menyelesaikan setiap perbedaan secara bijaksana dan kekeluargaan.
Pimpinan PBSM berharap ke depan komunikasi internal dapat diperkuat, sehingga setiap perbedaan dapat disikapi sebagai kekuatan untuk memperbaiki dan membesarkan organisasi, bukan menjadi pemecah persatuan. Seluruh elemen PBSM diimbau tetap menjaga soliditas dan mengedepankan kepentingan bersama demi keberlanjutan organisasi.








