Home / Nasional

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:10 WIB

KJI Sulsel Dikukuhkan di Puncak Bila, Fokus Perkuat Sinergi Jurnalis Daerah

— Secara logika organisasi, pelantikan pengurus tingkat provinsi idealnya digelar di Makassar. Ibu kota Sulawesi Selatan itu adalah episentrum pemerintahan,

Tapi Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulsel memilih jalan berbeda. Sabtu siang, 14 Februari 2026, pelantikan justru dipusatkan di Aula Taman Wisata Puncak Bila, Sidrap. Pilihan itu bukan tanpa alasan. Ada faktor history yang tak bisa dilepaskan.

KJI Sulsel di bawah kepemimpinan Edy Basri bersama Muh Tohir (Sekretaris) dan Ersan (Bendahara) memang sengaja “pulang kampung”. Edy lahir dan besar di Kabupaten Sidenreng Rappang, daerah yang dikenal dengan julukan “Kota Beras”.

Di sanalah jejak awal perjalanan jurnalistiknya tumbuh. “Alhamdulillah, Pak Ketum DPP dan Pak Ketua KJI Nasional sudah mendarat di Makassar malam ini. Besok siang keduanya langsung ke Puncak Bila dijemput oleh panitia pelantikan,” ujar Edy Basri,

Kamis malam, 12 Februari 2026. Yang datang bukan nama sembarangan. Ketua Umum DPP KJI Andarizal akan melantik langsung kepengurusan KJI Sulsel, didampingi Ketua KJI Nasional Nurfandri.

Keduanya juga didaulat sebagai pembicara utama dalam sesi talkshow yang menjadi pembuka acara. Format ini memberi sinyal: KJI Sulsel ingin lebih dari sekadar seremoni mereka ingin diskursus.

Persiapan disebut sudah 90 persen. Artinya, panggung sudah hampir siap. Tinggal hitung jam. Tema yang diusung pun cukup “berisi”:

Jurnalisme Kolaboratif untuk Sulsel yang Transparan dan Berkemajuan. Di tengah lanskap media yang kian kompetitif dan fragmentatif, diksi kolaboratif terasa seperti tawaran jalan tengah mengurangi ego sektoral, memperkuat jejaring, dan membangun trust publik. Sebelumnya, DPP KJI memberikan mandat kepada Edy Basri untuk membentuk kepengurusan di Sulawesi Selatan.

Mandat itu kini menjelma menjadi struktur resmi yang siap bekerja. Memilih Sidrap ketimbang Makassar adalah pesan simbolik. Bahwa pusat bukan selalu soal geografis. Bahwa energi perubahan bisa dimulai dari daerah. Dari “Kota Beras” itulah, KJI Sulsel ingin menanam benih kolaborasiuntuk kemudian tumbuh menjangkau seluruh penjuru provinsi. Sabtu nanti, Puncak Bila bukan hanya menjadi lokasi pelantikan. Ia bisa menjadi titik tolak bahwa jurnalisme Sulsel sedang mencari format baru: lebih cair, lebih terbuka, dan tentu saja, lebih berkemajuan. (*)

 

Pelantikan pengurus Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulawesi Selatan resmi digelar di Aula Taman Wisata Puncak Bila, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu, 14 Februari 2026. Keputusan ini menjadi langkah simbolik karena tak dilaksanakan di Makassar sebagai ibu kota provinsi.
Ketua KJI Sulsel, Edy Basri—didampingi Muh Tohir (Sekretaris) dan Ersan (Bendahara)—memilih “pulang kampung” ke daerah yang dikenal sebagai Kabupaten Sidenreng Rappang atau “Kota Beras”, tempat awal perjalanan jurnalistiknya bertumbuh.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP KJI, Andarizal, bersama Ketua KJI Nasional, Nurfandri. Keduanya juga menjadi pembicara utama dalam talkshow pembuka yang mengangkat tema “Jurnalisme Kolaboratif untuk Sulsel yang Transparan dan Berkemajuan.”

Share :

Baca Juga

Nasional

Kepala BPKPD Wajo Tekankan Percepatan Pelaporan Keuangan Daerah Saat Apel Pagi

Nasional

Sosialisasi Eskayvie di Hotel Grand Tower Makassar, Hadirkan Produk Kesehatan Berkualitas Tinggi

Nasional

Aniversary ke-7 PBSM di Wajo: Persatuan Diteguhkan di Tengah Dinamika Organisasi Dalam rangkaian kegiatan Aniversary ke-7

Nasional

ATM Bank Sulselbar di Wajo Offline, Pegawai Keluhkan Sulit Tarik Dana di Bulan Ramadan

Nasional

DPW Hidayatullah Ikut Serta dalam Dialog Pencinta Masjid di Kantor MUI Sulsel

Nasional

Pengurus DPW Siap Hadiri Rapat Kerja Nasional Hidayatullah 2026

Nasional

Ketua BNM Sulsel dan H. Matto Bahas Lomba Film Pendek “Aku Hanya Ingin Didengar” di Graha Pena Makassar

Nasional

Kelangkaan LPG 3 Kg di Luwu Utara, Harga di Pengecer Tembus Rp35 Ribu