WAJO – Pemerintah Kabupaten Wajo menggelar Pelantikan, Pengukuhan, dan Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diangkat dalam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wajo.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, dan berlangsung khidmat serta penuh makna. Sebanyak 364 orang PNS resmi mengikuti prosesi pelantikan sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan penguatan tata kelola pemerintahan.
Pelantikan kali ini terasa istimewa karena seluruh pejabat yang dilantik mengenakan gaun dan pakaian adat Bugis, sebagai simbol penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas daerah.
Bupati Wajo, Andi Rosman, dalam sambutannya menegaskan bahwa jabatan adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Bekerjalah dengan kreatif, penuh inovasi, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik mampu menghadirkan terobosan dan bekerja secara profesional. Yang terpenting, kita harus membangun pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar rotasi dan promosi jabatan, melainkan perubahan pola pikir dan budaya kerja.
Pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu memperkuat sinergi antar perangkat daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dengan mengedepankan semangat nilai budaya Bugis seperti siri’ na pacce, para pejabat yang dilantik diharapkan dapat menjaga kehormatan jabatan, memperkuat loyalitas terhadap bangsa dan daerah, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Wajo.
Pemerintah Kabupaten Wajo optimistis, dengan komitmen kreativitas, inovasi, dan integritas, roda pemerintahan akan berjalan semakin efektif demi mewujudkan Wajo yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. ( Takbir )







